Jumat, 01 Oktober 2010

Stabilkah Bisnis Parcel Natal Pada Tahun ini ?

Bagi Anda yang berjiwa bisnis tentu saja akan melirik maraknya berbisnis parsel pada setiap perayaan hari besar. Bisnis parsel menjelang Lebaran tahun ini masih menggairahkan dan stabil seperti Idulfitri tahun lalu. Walau ada larangan tidak boleh mengirimkan parcel ke pejabat, tetapi penjualan parcel tetap laku.Lalu bagaimana dengan penjualan parcel natal pada tahun ini ?

Penjualan di Yayang Parcel tahun ini turun sekitar 20%. "Turunnya tidak banyak. Masih stabillah," kata M. Akhyar, pemilik Yayang Parcel di Stasiun Cikini, Jakarta, yang sudah berjualan sejak 25 tahun lalu.

Menurut laki-laki yang akrab disapa Yayang ini, musim Lebaran, natal & tahun baru ini dia menargetkan penjualan parcel sebanyak 500 unit, dengan harga berkisar Rp200.000-Rp600.000 per unit.

"Tahun lalu saya bisa menjual sampai 600 unit parcel," ungkap ayah delapan orang anak yang belajar membuat parcel secara otodidak ini. Dia menuturkan dirinya menjual parcelnya hanya pada musim Lebaran dan Natal saja.

Pada hari-hari biasa dia menjual dan menjadi pemborong bunga hidup untuk melayani pesanan bunga buat perkawinan, dan lainnya. Yayang menjelaskan walau ada larangan dari pemerintah tidak membolehkan kirim parcel ke pejabat, tapi dagangannya tetap laku.

"Ya parcel untuk Lebaran rata-rata setiap musim bisa mencapai 500 unit. Kalau untuk Natal lebih sedikit, sekitar 300 unit," tambah laki-laki asli Betawi yang tinggal di sekitar Cikini ini.

Parcel yang dibuatnya dominan berisi perangkat minum dari keramik, seperti satu set gelas dan piring, lengkap dengan teko dari kramik motif bunga. Selain itu juga ada parcel berisi makanan kaleng seperti biskuit, permen, dan lainnya.

Lain lagi dengan Zulfikar, juga pedagang parcel di Stasiun Cikini, dengan merek Adam Parcel. Dia mengaku penjualan tahun ini meningkat sekitar 20% dari musim Lebaran tahun lalu, kini tinggal menunggu peruntungan menjelang natal dan tahun baru.

Laki-laki yang sudah 30 tahun jualan parcel di Cikini ini, menuturkan satu kali musim Lebaran dia bisa menjual sekitar 1.000 unit parcel dengan kisar harga Rp300.000-Rp1 juta per unit. Isi parcelnya kebanyakan makanan dan minuman kaleng, serta perangkat makan seperti satu set piring, gelas. Dan peralatan dapur seperti satu set panci. (swi)

Sumber :
http://web.bisnis.com
Temukan hadiah yang unik dan menarik untuk orang-orang terkasih dalam daftar Hadiah Natal Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar